Sri Mulyani Ingin Perbaikan Dalam Kinerja Birokrat

Sri Mulyani Ingin Perbaikan Dalam Kinerja Birokrat – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyentil trik kerja birokrat di Indonesia dalam menjaring investasi. Pasalnya upaya-upaya pemerintah yg dilaksanakan dalam melakukan perbaikan trik kerja birokrasi belum membawa hasil yg dikehendaki.

Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengemukakan, birokrasi begitu tentukan iklim investasi di Indonesia. Iklim investasi ini berubah menjadi penilaian untuk investor buat berinvestasi atau mungkin tidak.

” Bagaimana metode politik instansi birokrasi di Indonesia begitu tentukan apa yg dikatakan sentimen serta efektifitas investment climate di Indonesia, ” ujarnya dalam seminar yg digelar oleh Insitute for Development of Economics and Finance (INDEF) bertema ‘Tantangan Investasi di Tengah Kecamuk Perang Dagang’ di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (16/7/2019) .

Usaha yg udah pemerintah melakukan dalam rencana memaksimalkan kerja birokrasi, salah satunya lewat instrumen tunjangan kemampuan, aturan-aturan, kontrak kerja, dan sebagainya. Sayangnya hal semacam itu dianggap belum cukup atau bahkan juga tak membuahkan dengan cara masif apa yg dikehendaki.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantas hingga memerintahkan biar dicek kembali bagaimana biaya yg digelontorkan pemerintah itu dimanfaatkan buat memajukan investasi.

” Jadi presiden dalam sidang kabinet beberapa kali mohon tolong disaksikan APBN-nya, ” ucapkan Sri Mulyani.

Tiap-tiap kementerian/instansi diperintah buat menyaksikan alokasi biaya yg diberikan buat pegawai, buat berbelanja barang, serta buat berbelanja modal yg udah dilaksanakan. Itu mesti diyakinkan sesuai sama arah dalam rencana mengawasi iklim investasi.

” Itu mengapa presiden setelah itu tempo hari dalam pidato visi memberikan birokrasi kita tak bisa business as usual, mereka mesti kerja buat layani, namun itu perintah presiden yang wajib di-translate di semua kementerian/instansi serta wilayah, ” imbuhnya.

You might also like