Rapat Paripurna DPR Bahas Surat Penilaian Dari Presiden

Rapat Paripurna DPR Bahas Surat Penilaian Dari Presiden – Dalam rapat paripurna ini pagi, DPR terima surat presiden, termasuk juga surat permohonan penilaian buat amnesti Baiq Nuril. Surat itu lekas dikupas di Tubuh Musyawarah DPR seusai paripurna.

Rapat paripurna diselenggarakan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/7/2019) . Wakil Ketua DPR Agus Hermanto yg pimpin sidang mulainya membacakan beberapa surat penilaian dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) .

” DPR terima dua surat. Surat pertama dari Presiden RI dengan nomer R-28/Pres/07/2019 perihal permohonan penilaian, ” kata Agus.

” Buat setelah itu sama dengan tata-tertib bakal dikupas seterusnya sama dengan peraturan yg berlaku, ” ujarnya.

Pimpinan sidang setelah itu menskors rapat paripurna buat berikan peluang terhadap Menteri Keuangan berikan respon bab APBN. Selesai diskors, interupsi ada dari orang politik PDIP Rieke Diah Pitaloka.

Rieke bertanya surat permohonan penilaian yg disebut pimpinan sidang. Ia ajukan pertanyaan apa surat itu perihal pemberian amnesti terhadap Baiq Nuril.

” Interupsi pimpinan. Pimpinan, barusan kami kurang jelas ada surat masuk dari presiden buat memohon penilaian. Kami meminta keterangan. Surat penilaian dari presiden itu berkenaan pemberian amnesti Baiq Nuril, ” kata Rieke yang berubah menjadi pendamping Baiq Nuril.

Rieke lantas memohon DPR turut mengusahakan pengampunan terhadap Baiq Nuril dalam rapat Bamus kelak.

” Kami meminta dalam rapat Bamus kita bisa bertarung berbarengan buat mengusahakan pemberian amnesti buat Baiq Nuril, ” sambung ia.

” Memang benar, perihal permintaan-pertimbangan. Belum dicatat. Namun benar buat Baiq Nuril. Kelak siang ada rapat Bamus. Kelak bakal dikupas di rapat Bamus, ” jawab Agus.

You might also like