Home / Berita Bola / Mohamed Salah Ingin Jadi Kapten Liverpool

Mohamed Salah Ingin Jadi Kapten Liverpool

Mohamed Salah Ingin Jadi Kapten Liverpool – Mohamed Salah sempat dongkol tidak jadi kapten Liverpool waktu hadapi Midtjylland di Liga Champions. Pimpinan Juergen Klopp memberinya argumennya.

Kejengkelan dilemparkan Salah, waktu diwawancara AS. Striker Mesir itu sempat sendu tidak dipilih Klopp jadi kapten, waktu hadapi Midtjylland di Liga Champions, 10 Desember lalu, mana yang pertandingan selesai 1-1.

“Jujur, saya sangatlah sedih (tidak berhasil jadi kapten waktu menantang Midtjylland). Saya betul-betul mengharapkan jadi kapten. Namun saya harus terima itu, sebab ini merupakan ketetapan pimpinan,” kata Salah.

Klopp menjawab frustasi Salah. Pimpinan asal Jerman itu menampik dituduh atas ketentuannya.

“Saya merupakan kapten untuk waktu lama dalam karier saya, dan begitu istimewanya pekerjaan itu sebab sedikit fungsi yang Anda peroleh, cuma banyak pekerjaan dengan semuanya disekelilingnya,” kata Klopp, diberitakan Liverpool Echo.

“Saya tak rasakan atau betul-betul rasakan utamanya jadi kapten. Ya, kami mempunyai kapten seperti Hendo dan itu wajib, akan tetapi jadi kapten untuk satu laga, saya tak mengerti begitu utamanya hal demikian buat pemain sebab di bumi ini saat ini, segalanya jadi narasi besar.”

Saya tak mengerti itu merupakan narasi sebesar itu untuk Trent. Ketentuannya di sini ialah ada komite pemain, dan itu merupakan Jordan Henderson, James Milner, Virgil van Dijk, dan Beini Wijnaldum”

“Ada empat kapten yang lumayan banyak. Anda tidak usah empat, namun kalau Hendo tak main karenanya Milly, kalau ke-2 nya tak main karenanya Virgil atau Beini. Kalau mereka tak dapat main karenanya rata-rata pria yang amat lama ada di club. Itu pMaksud saya, ini bukanlah masalah karir muda, karir profesional. Satu orang menuturkan terhadap saya itu selayaknya Divock Origi, dan itu merupakan kekeliruan saya sebab keluar dari ingatan sesuai itu. Jadi saya tak membuat serumit itu, saya cuma memberinya Trent ban kapten.”

“Dan saya bercakap dengan Mo sehabis laga, dan sewaktu saya mengerti itu tak berjalan dengan normal, saya mengklarifikasinya dan ia menuturkannya kembali dalam interviu, jadi tak jadi masalah buat saya. Ia menuturkan ia sedih dan saya tak melaksanakannya dengan berencana, saya cuma mengerjakan apa yang saya laksanakan. Kalau saya bikin kekeliruan, itu merupakan bukan Origi kaptennya,” tangkisnya.emahaman saya dan bagaimana saya menyaksikannya, ya bermakna Trent.

About penulis77